Kategori: BLOG
-

Lawyer Menyamar Jadi Klien
—
by
Salah satu skill yang harus dimiliki lawyer adalah kemampuan profiling. Tak perlu secanggih CIA, Mossad atau MI6, cukup seperti netijen Indonesia saja. Sebagaimana aku sampaikan dalam tulisan-tulisan sebelumnya, tidak semua klien yang datang itu jujur. Banyak yang menyembunyikan informasi. Alasannya beragam, mungkin bisa jadi dia tidak ingin terlalu terbuka karena belum percaya dengan kita, atau…
-

MEMINTA NEGARA MENALANGI HUTANG WARGA NYA
—
by
Ada seorang bapak, tampilan nya bersih, usia sekitar 50 an akhir atau mungkin 60 an awal. Datang ke kantor kami untuk berkonsultasi, info dari resepsionis masalah nya terkait hutang piutang. Saya kemudian menemui si bapak. “Pak saya ingin berkonsultasi tentang permasalahan hukum saya pak.” “Iya pak, boleh diceritakan apa masalahnya?” “Saya punya hutang pak sekian…
-

Pura-Pura Miskin
—
by
Waktu di LBH dulu, setiap hari kita bisa memberikan 20 konsultasi hukum. Ada yang berlanjut ke penanganan perkara, namun ada yang tidak. Untuk yang tidak lanjut, biasanya karena tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Syarat utama untuk didampingi oleh LBH kami adalah miskin dan teraniaya. Seperti pada umum nya, untuk syarat miskin ditunjukkan dengan membawa surat…
-

Dibayar dengan Ikan Teri
—
by
Di waktu lain, saya mendampingi seorang anak SMA yang tertangkap membawa senjata tajam pada saat hendak melakukan tawuran. Usia nya sudah 18 tahun, sehingga tidak masuk kategori anak. Ibu nya seorang penjual sayur keliling. Sudah 5 tahun menjanda. Dia anak satu-satu nya. Setiap sidang ibu nya selalu datang, karena ibu nya tidak punya uang untuk…
-

Cara Saya Mengajukan Komplain
—
by
Belajar dari kasus AA Juju vs Hyndai Fatmawati, kita bisa melihat realitas penegakan hukum perlindungan konsumen di Indonesia belum maksimal. Posisi konsumen sering kali berada dalam posisi yang kalah, apalagi jika berhadap dengan korporasi besar. Undang-Undang Perlindungan Konsumen belum dapat memberikan jaminan perlindungan yang cukup bagi konsumen. Pada akhirnya, konsumen lebih memilih memviralkan dari pada…
-

Perjanjian yang Membuat Lawyer Semakin Stress
—
by
Kalian pernah gak ketemu perjanjian, kedua pihak nya entitas Indonesia. Domisili para pihak di Jakarta. Dalam klausula sengketa nya, mereka menentukan Forum nya Arbitrase BANI, governing law nya Hukum Indonesia, bahasa yang digunakan dalam Arbitrase adalah bahasa Inggris, TAPI seat of arbitration nya di Singapore. Pertama kali baca, saya sampai geleng-geleng kepala. Semua nya Indonesia,…
-

Kopaja dan Kernet Tunawicara
—
by
Dapat dikatakan kalau bus Kopaja memiliki cerita tersendiri dalam perjalanan hidup ku. Awal hijrah ke Jakarta, sepeda motor aku tinggal di Semarang, karena belum memutuskan akan stay di Jakarta atau kembali ke Semarang. Awalnya aku ke Jakarta hanya untuk mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), setelahnya kembali ke Semarang. Rencananya aku ingin melanjutkan S2 di…
-

Perayaan 17 Agustus dan Buah Tungir-Tungir
—
by
Sumber Gambar: https://mwaliman.blogspot.com/2021/07/des.html
-

Lu Batak, Lu Lawyer
—
by
Entah siapa yang pertama kali mencetuskan sehingga muncul streotype bahwa Lawyer itu kebanyakan orang Batak. Sejauh yang saya tahu, belum ada penelitian berapa persentasi lawyer yang ber etnis batak di Indonesia. Mungkin stereotype itu muncul karena banyak nya lawyer berdarah Batak yang cukup fenomenal. Katakan lah, Hotman Paris Hutapea, alm. Hotma Sitompoel, Juan Felix Tampubolon,…
-

Klien yang Mencari Pembenaran
—
by
Klien sering kali mencari second opinion kepada kepada lawyer lain. Bukan hal yang tabu. Saya juga sering menyarankan kepada orang berkonsultasi dengan saya, untuk mencari second opinion ke lawyer lain, jika dirasa penjelasan yang saya berikan belum memuaskan si calon klien. Tak sedikit calon klien yang datang ke saya juga sedang mencari second opinion. Ada…
-

Mereka Hanya Ingin Didengar
—
by
Sebagai lawyer, kita harus mampu beradaptasi dengan cepat. Mampu untuk memberikan respon yang baik dan memberikan rasa nyaman bagi klien. Sering kali klien tidak mau jujur kepada klien nya karena dia merasa tidak nyaman untuk berbicara secara terbuka kepada lawyer nya. Kita tidak bisa berharap terlalu banyak agar klien jujur kepada kita. Oleh karena nya…
-

Lawyer Tidak Boleh Menjanjikan Kemenangan
—
by
Salah satu dilema terbesar seorang lawyer litigasi adalah klien meminta jaminan kemenangan perkara yang kita tangani. “Kira-kira berapa persentase kemenangan kita pak?” Pertanyaan itu sering kali terlontar dari mulut klien. Sebenar nya kita bisa memahami jika klien meminta jaminan kemenangan dari lawyer nya. Siapa sih yang ingin kalah? Jelas tidak ada. Secara psikologis juga, klien…