Allah Tinggi Batak – Toba Transendensi dan Imanensi

Judul

ALLAH TINGGI BATAK – TOBA TRANSENDESI DAN IMANENSI

Judul Asli

THE BATAK – TOBA HIGHT GOD: TRANSCENDENCES AND IMMANENCE

Penulis

DR. Anicentus B. Sinaga

Tahun

2014

Penerbit

Kanisius

Cetakan

Sinopsis

Kondisi keagamaandari suku-bangsa Batak-Toba, suku pegunungan di Sumatera Utara, Indonesia, menjadi alasan studi ini. Sembari menyandang pengalaman umum bersama bangsa-bangsa lain dari Asia Tenggara, dan serentak pula terdapat berkas-berkas pengaruh yang tak menentukan, agama mereka cukup unik. Berbeda dengan suku-suku lain di Nusantara, suku ini telah mampu mengembangkan dan mempertahankan ciri khasnya, pertama terhadap pengaruh sangat besar dari Hinduisme dan Budhisme dan kemudian, suku Batak seolah membentuk pulau di tengah lautan Islam. Kendati demikian, pada paruh kedua abad yang lalu, sebagian besar suku ini menganut agama Kristen. Sekarang ini, wilayah Batak telah dihiasi oleh gereja-gereja, Protestan dan Katolik. Sejak awal masuknya kekristenan, orang Batak tak henti bertanya: sejauh mana nilai kekristenan – baik Protestan maupun Katolik – dilihat dari sudut pandang Batak sendiri. Apakah seorang Batak yang iklas menolak pengalaman agamanya sendiri atau ia harus memperdalamnya sambil menganut kekristenan?


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *